Senin, 27 Desember 2010

Resume Game - Call Of Duty: Modern Warfare 2



Kali ini saya akan membahas sebuah game yang sudah sangat terkenal dan salah satu game yang memiliki graphic yang sangat bagus yaitu COD: Modern Warfare 2. COD: Modern Warfare 2 adalah "first-person shooter video game" yang dikembangkan oleh Infinity Ward dan di rilis oleh Activision untuk game konsol Xbox 360 dan Playstation 3 dan juga Microsoft Windows Operating system. Game ini di jual pada November 10 2009. Modern Warfare menerima tanggapan yang baikdari beberapa gaming websites, 94% dari para gamer menyukai game ini.



Menurut saya game ini sangat bagus, dari segi graphic, gameplay, dan alur cerita sangat menarik. Dengan First-person shooter membuat game ini sangat menegangkan. Pada game ini, kita dapat bermain sendiri (campaign) dan berdua (multiplayer). Pada gameplay campaign, kita bermain dengan berbeda orang dan beda cerita, tetapi alur cerita mereka memiliki koneksi satu dengan yang lain. Pada gameplay Multiplayer, kita dapat bermain dengan orang lain secara online maupun offline.

sumber:
http://en.wikipedia.org/wiki/Call_of_Duty:_Modern_Warfare_2

Future Tenses

Future tenses digunakan untuk menyatakan "action" pada saat tertentu di waktu akan datang.

(+) S + will/shall + V1 + C
(+) S + (is, am, are) + going to + V1 + C

(-) S + will/shall + not + V1 + C
(-) S + (is, am, are) + not + going to + V1 + C

(?) Will/Shall + S + V1 + C?
(?) (Is, Am, Are) + S + going to + V1 + C?

contoh:
1. We shall go to the beach next week.
2. Winjor will come from Australia next month.
3. I am going to visit you tomorrow.

NOTE:
1. WILL umum digunakan untuk semua subject.
2. SHALL umumnya hanya digunakan untuk I dan we.
3. Present continous tense dapat digunakan untuk future action.
Contoh: I am leaving for Jakarta Tomorrow.
4. Time marker yang umum: tomorrow, next..., soon, tonight, in one/two/... hours/days/..., the day after tomorrow/...

Simple Past Tense

Simple Past Tense digunakan untuk membicarakan "actions" yang terjadi pada waktu tertentu di waktu lampau.

(+) S + (was/were) + N/Adj/Adv

(-) S + (was/were) + not + N/Adj/Adv

(?) (Was/Were) + S + N/Adj/Adv?

contoh:
1. He was a Doctor.
2. They were in the same room.

(+) S + V2 + C

(-) S + did + not + V1 + C

(?) Did + S + V1 + C?

contoh:
1. He came to my house last night.
2. Winjor graduated from RBHS last year.

NOTE:
1. Untuk menunjukkan habit pada waktu lampau when i was young/ in 1990/.../ dsb, bisa digunakan usually, often, every,..., sometimes, dsb.
2. Beda antara present perfect dan simple past tense adalah penekannya. Simple past tense menekankan waktu sedangkan present perfect menekankan action.
3. Time marker yang umum: yesterday, last..., ... ago, one day, in ...(waktu lampau), once upon a time.

Present Tense

Disini saya akan menjelaskan tentang Simple Present. Simple Present tense digunakan untuk membicarakan present time. digunakan untuk facts, general truth dan habitual actions.

(+) S + (is/am/are) + N/Adj/Adv

(-) S + (is/am/are) + not + N/Adj/Adv

(?) (is/am/are) + S + N/Adj/Adv?

contoh:
a. The weather is bright
b. These buildings are across my house
c. Fire is hot

(+) S + V1 + C

(-) S + do/does + not + V1 + C

(?) Do/Does + S + V1 + C?

contoh:
1. Winjor Likes cat very much
2. The children go to school everyday
3. Windi studies at Gunadarma University

NOTE:
1. Simple Present tense tidak benar-benar menggambarkan present actions, melainkan suatu yang permanen atau habitual.
2. Bila menggunakan verb, dalam Present Tense digunakan V1, kecuali untuk orang ke tiga tunggal, verb-nya diakhiri oleh akhiran -s atau -es atau -ies.
3. Untuk Adverb of frequency seperti usually, seldom, dsb, umumnya muncul sesudah to be atau sebelum verb.
4. Time marker yang biasa digunakan ialah: seldom, usually, always, never, often, sometimes, rarely, every....., once/twice/.....a day/ in a week/ a month/ a year/..., etc.

Minggu, 26 Desember 2010

Komentar dari Artikel Teman

1. http://mediakartu.wordpress.com/2010/12/15/ctrl-dan-rahasianya/#comment-4

2. http://mynewsworthy99.blogspot.com/2010/10/renault-twizy-nikmati-keunikannya.html?showComment=1293435648172_AIe9_BEpR9qmdFA6tM7_ErGLk0_ByUVlZGnfwbcYkjrCxQNrYNweG5fiC9xiDODNguaXM-2hSFB3rT6exwScrjVmQ2zQSy32b6VAfaBVW2qZUCCDMZiSYbgZo3ik3drK2ghqX2UfTEZgs3fC-rjVLz7pR1gWx3gLpmY9TOqurYkZoVt4b0oDL3NNNePE7jegAkkiuITZF3K1xHP6TNE_J1OXCF18mfVEorpg9h6Lr3nLcCVLm2tn6D0-jWZ6Pq_aQCykD7XEU5nu_VAIDOq0jGUWZMLyhguEOlPHssP3wkvfYgKf-w05VaiIRZFvAF5RGjO-29Rwae2HAYh0m4eV0-_jbhAxGRFrRNo0c42XIdlWsVzWTLshIZDqQFq89Wnd7-lL7lQ_68ePFyInKWKl2r4Dbc-ER8Z7Run11m9AztdfEibJAyaj405EPrMxQjWg1UhKqWjN3onevDoskJfiqwBrxM7VtIx-KgNpPaQgo_GQnEG3Uyku7aAMCfA4GtSvfdM2L9IMphJ1LkqO5mlWcSl3yZqsi1kdJ02NS8ZgfsopV1BwCTeu4n4#c4775421900024482568

3. http://rickykurn.wordpress.com/2010/12/20/tips-belajar-yang-efektif/#comment-16

Sabtu, 06 November 2010

DIGITAL ANIMATION - FINAL FANTASY VII ADVENT CHILDREN


Final Fantasy VII: Advent Children merupakan sebuah film animasi komputer 3D yang diadaptasi dari permainan PlayStation, Final Fantasy VII. Pada film ini menggunakan teknik CGI (Computer Generated Imagery) yang menghasilkan efek spesial. Untuk Video game sering digunakan adegan tengah atau sering disebut cutscene yang mirip dengan penggunaan CGI. Ini dinamakan FMV (Full Motion Video).

3D atau disebut tiga dimensi merupakan objek tiga dimensi yang mempunyai lebar, tinggi dan kedalaman(width, height, and depth). Adapula grafik 3D yang merupakan grafik yang ditampilkan dalam bentuk 3 dimensi padi axis x, y dan z.

Pada film Final Fantasy: Advent Children menggunakan animasi 3D. Animasi 3D adalah manipulasi mage dan objek 3D dalam bentuk animasi menggunakan kaedah permodelan (modeling), pemetaan (mapping), pencahayaan (lighting), penggunaan kamera (camera), animasi (animation) dan proses render (renderring) yang terdapat dalam perisian animasi 3 dimensi.

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TV DIGITAL


















TV merupakan sebuah alat yang digunakan untuk memancarkan dan menerima sinyal dari satelit menghasilkan gambar gerak yang dilengkapi dengan suara. banyak dari kita yang masih menggunakan tv analog sebagai alat untuk menonton siaran dan sekarang juga banyak orang yang menggunakan tv digital. Televisi analog mengkodekan informasi gambar dengan memvariasikan voltase dan frekuensi dari sinyal.

Televisi digital atau DTV merupakan jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal gambar, suara dan data ke pesawat televisi. Televisi digital merupakan alat yang digunakan untuk menangkap siaran TV digital.

Selain DTV ada juga HDTV(High Definition Television) dan SDTV(Standard Definition Television) yang masing-masing memiliki perbedaan. HDTV bekerja dengan sinyal analog, mempunyai layar yang cukup lebar, berisi piksel 10 kali lebih banyak dari tv analog dan resolusinya pun lebih tinggi dari tv analog. sedangkan SDTV mempunyai resolusi lebih rendah. SDTV mempunyai hanya mampu menampilkan 480 baris vertikal dan kualitas gambarnya setara dengan film-film DVD.

Perkembangan

TV Braun HF1 Jerman tahun 1959

Dalam penemuan televisi, terdapat banyak pihak, penemu maupun inovator yang terlibat, baik perorangan maupun badan usaha. Televisi adalah karya massal yang dikembangkan dari tahun ke tahun. Awal dari televisi tentu tidak bisa dipisahkan dari penemuan dasar, hukum gelombang elektromagnetik yang ditemukan oleh Joseph Henry dan Michael Faraday (1831) yang merupakan awal dari era komunikasi elektronik.

1876 – George Carey menciptakan selenium camera yang digambarkan dapat membuat seseorang melihat gelombang listrik. Belakangan, Eugen Goldstein menyebut tembakan gelombang sinar dalam tabung hampa itu dinamakan sebagai sinar katoda.

1884 – Paul Nipkov, Ilmuwan Jerman, berhasil mengirim gambar elektronik menggunakan kepingan logam yang disebut teleskop elektrik dengan resolusi 18 garis.

1888 – Freidrich Reinitzeer, ahli botani Austria, menemukan cairan kristal (liquid crystals), yang kelak menjadi bahan baku pembuatan LCD. Namun LCD baru dikembangkan sebagai layar 60 tahun kemudian.

1897 – Tabung Sinar Katoda (CRT) pertama diciptakan ilmuwan Jerman, Karl Ferdinand Braun. Ia membuat CRT dengan layar berpendar bila terkena sinar. Inilah yang menjadi dasar televisi layar tabung.

1900 – Istilah Televisi pertama kali dikemukakan Constatin Perskyl dari Rusia pada acara International Congress of Electricity yang pertama dalam Pameran Teknologi Dunia di Paris.

1907 – Campbell Swinton dan Boris Rosing dalam percobaan terpisah menggunakan sinar katoda untuk mengirim gambar.

1927 – Philo T Farnsworth ilmuwan asal Utah, Amerika Serikat mengembangkan televisi modern pertama saat berusia 21 tahun. Gagasannya tentang image dissector tube menjadi dasar kerja televisi.

1929 – Vladimir Zworykin dari Rusia menyempurnakan tabung katoda yang dinamakan kinescope. Temuannya mengembangkan teknologi yang dimiliki CRT.

1940 – Peter Goldmark menciptakan televisi warna dengan resolusi mencapai 343 garis.

1958 – Sebuah karya tulis ilmiah pertama tentang LCD sebagai tampilan dikemukakan Dr. Glenn Brown.

1964 – Prototipe sel tunggal display Televisi Plasma pertamakali diciptakan Donald Bitzer dan Gene Slottow. Langkah ini dilanjutkan Larry Weber.

1967 – James Fergason menemukan teknik twisted nematic, layar LCD yang lebih praktis.

1968 – Layar LCD pertama kali diperkenalkan lembaga RCA yang dipimpin George Heilmeier.

1975 – Larry Weber dari Universitas Illionis mulai merancang layar plasma berwarna.

1979 – Para Ilmuwan dari perusahaan Kodak berhasil menciptakan tampilan jenis baru organic light emitting diode (OLED). Sejak itu, mereka terus mengembangkan jenis televisi OLED. Sementara itu, Walter Spear dan Peter Le Comber membuat display warna LCD dari bahan thin film transfer yang ringan.

1981 – Stasiun televisi Jepang, NHK, mendemonstrasikan teknologi HDTV dengan resolusi mencapai 1.125 garis.

1987 – Kodak mematenkan temuan OLED sebagai peralatan display pertama kali.

1995 – Setelah puluhan tahun melakukan penelitian, akhirnya proyek layar plasma Larry Weber selesai. Ia berhasil menciptakan layar plasma yang lebih stabil dan cemerlang. Larry Weber kemudian megadakan riset dengan investasi senilai 26 juta dolar Amerika Serikat dari perusahaan Matsushita.

dekade 2000- Masing masing jenis teknologi layar semakin disempurnakan. Baik LCD, Plasma maupun CRT terus mengeluarkan produk terakhir yang lebih sempurna dari sebelumnya.


Sumber: